Menu Close

Tantang Uji Klinis Obat Herbal Covid

Topik webinar yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional tahun 2020 ini adalah Strategi Intervensi Untuk Terapi Covid-19. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI menegaskan, obat herbal atau jamu tidak bisa menyembuhkan Covid-19. Adapun dipergunakan jamu ini menurutnya untuk komorbid atau penyakit bawaan dari pasien Covid-19. Jakarta, CNBC Indonesia – Badan POM memastikan hingga saat ini belum ada obat natural atau tradisional yang bisa diklaim untuk menyembuhkan Covid-19.

KONTAN.CO.ID – JAKARTA.Corona masih menjadi penyakit yang belum bisa diprediksi kapan dapat berhenti. Para peneliti mencoba berbagai macam cara agar bisa segera menemukan vaksin covid. Hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi covid dan melakukan berbagai cara untuk menjaga kesehatan diri.

Gemparnya virus corona yang sudah mulai masuk Indonesia, membuat orang-orang mencari cara untuk terhindar dari virus mematikan tersebut. Berhubung virus ini juga belum ditemukan obatnya, maka orang Indonesia mempercayakannya kepada obat alami. Hirazumi et al., 1996 melaporkan bahwa jus buah mengkudu berfungsi sebagai imunomodulator yang mempunyai efek antikanker. Hal itu disebabkan jus mengkudu mengandung substansi kaya polisakarida yang menghambat pertumbuhan tumor. Kemungkinan jus mengkudu dapat menekan pertumbuhan tumor melalui aktivasi sistem kekebalan pada inang .

Penny tapi meminta masyarakat dan konsumen sadar dan mendapatkan edukasi oleh tenaga kesehatan bahwa penggunaan obat herbal atau tradisional jamu juga memiliki aspek keamanan yang harus diperhatikan. Lalu, bagaimana posisi obat natural atau tradisional untuk menangkal virus corona maupun pengobatan pasien Covid-19? Ahli Penyakit Dalam Konsultan Paru, dr. Ika Trisnawati, M.Sc., Sp.PD,K-P., menyebutkan bahwa obat herbal menjadi suplemen pendukung dalam pengobatan penyakit termasuk Covid-19. Khasiat dan keamanan obat herbal terstandar telah dibuktikan secara ilmiah melalui uji ke hewan atau pra-klinik . Namun, klaim khasiat dari OHT masih sama dengan jamu, yaitu untuk memelihara kesehatan dan mengobati gangguan kesehatan terbatas secara tradisional. Ina menyebut, Riset Kesehatan Dasar secara nasional, 50 persen penduduk Indonesia memakai ramuan tradisional dan meramu sendiri tanaman natural.

Virus ini bisa menyerang siapa saja, sepertilansia , orang dewasa,anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil danibu menyusui. Yi Fanping, Science and Technology Counselor Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia, menjelaskan kombinasi metode pengobatan Barat dan pengobatan tradisional merupakan ciri khas solusi Tiongkok. Masyarakat diharapkan menjadi awas dan selalu memeriksa kemasan, label, izin edar dari BPOM dan tanggal kedaluwarsa dari obat tersebut. Selain menjaga psikis dan istirahat yang cukup, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ini mengaku rutin minum ramuan yang berisi herbal dan probiotik, Bunda. Novel Baswedandan keluarga akhirnya dinyatakan sembuh dari COVID-19 atau Corona setelah eleven hari isolasi. “Kalau sudah merasakan gejala, cepat-cepat lakukan rapid tes maupun swab dan segera isolasi mandiri. Tetap berkeyakinan kita bisa sembuh,” tandasnya.

Dia baru-baru ini mengatakan bahwa puluhan ribu orang meninggal dunia karena Covid-19 setelah mengonsumsi obat-obatan trendy dan mengejek pasien karena mencoba mendapatkan tabung oksigen. Setelah sebelumnya masif tersiar informasi soal penggunaan kotoran dan urin sapi untuk mencegah Covid-19, terapi dengan Coronil, obat buatan tokoh yoga dengan jutaan pengikut, Baba Ramdev, kembali mencuri perhatian. Antiviral tanaman natural Curcumin yang sedang dikembangkan oleh Prof Nidom akan berupa serbuk obat. Selanjutnya akan ditawarkan kepada pemerintah atau farmasi swasta untuk dijadikan obat. Hal tersebut, menurut Prof Nidom bisa dipahami karena peneliti di Indonesia masih minim alat dan sarana. Sejauh ini ia menuturkan, penelitian obat herbal sebatas diuji cobakan ke tikus sebagai imunomodulator.

Obat alami untuk covid

Timesofindia.indiatimes.com menyebutkan obat herbal lain yang bisa dipakai untuk meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi corona. Beberapa hari sebelumnya, dalam konferensi pers, Ramdev menggembar-gemborkan ‘Corona Kit’ dari tiga obat natural, yang diklaim perusahaan sebagai ‘obat ayurveda berbasis bukti untuk Covid-19’. Pernyataan itu menimbulkan keriuhan di masyarakat India di tengah meningkatnya jumlah kasus positif.

Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit. Larang orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh. Hasil speedy check COVID-19 atau tes GeNose positif kemungkinan besar menunjukkan bahwa Anda memang sudah terinfeksi virus Corona, namun bisa juga berarti Anda terinfeksi kuman atau virus yang lain. Sebaliknya, hasil fast check COVID-19 negatif belum tentu menandakan bahwa Anda mutlak terbebas dari virus Corona.

Dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, jaringan Ayobandung.com, Selasa, 18 Mei 2021, khusus untuk LQC, BPOM mengakui jika produk tersebut sudah ada yang mendapat izin edar BPOM RI. Laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan mampu memeriksa 1.seven-hundred sampel spesimen virus corona per hari. Melihat dari penjelasan tersebut, klaim Lianhua Qingqwn dapat membantu pasien Covid-19 dan mampu menangani infeksi Covid-19 adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Dia harus diposisikan sesuai dengan perannya masing-masing yang telah dikenal masyarakat. Karena bukan obat, produk jamu hanya bisa dipromosikan misalnya membantu melegakan tenggorokan atau meningkatkan daya tahan tubuh. Rimpang atau orang Jawa sering menyebutnya dengan empon-empon, merupakan bahan pengobatan herbal yang banyak digunakan sebagai alternatif.