Menu Close

Natural Untuk Obat Virus Corona, Mitos Atau Fakta?

Jaminan mutu terhadap obat natural tersebut meliputi bahan baku, pengolahan, hingga dosis yang standar sehingga dapat menghasilkan manfaat yang diharapkan. Mutu obat tradisional juga perlu mengikuti pedoman cara pembuatan obat tradisional yang baik . Selain itu, keamanan dan khasiat obat natural juga perlu diuji layaknya obat moderen lain. Ghufron menyebutkan obat herbal terdiri atas tiga jenis, ada jamu, ada OHT , dan fitofarmaka. “OHT saja harus ada uji, paling tidak infitro, kemudian fitofarmaka ini harus diuji klinis. Seringnya, belum uji klinis tapi sudah klaim bisa menyembuhkan,” kata dia.

“Sehingga umumnya sifatnya holistik, kita minum jamu itu untuk memelihara kesehatan secara umum, jadi bisanya untuk menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan,” tambah Zullies. “Jadi jamu bukan untuk menyembuhkan COVID-19 seperti informasi deceptive beberapa hari ini, tetapi bisa dipakai untuk meringankan dan mencegah agar penyakit komorbid tidak menjadi lebih parah,” tegas Akhmad. “Konsumsi ramuan yang berisi natural dan probiotik. Herbal, di antaranya kunyit dan kencur diparut dan diseduh dengan air hangat dicampur dengan madu juga rebusan jahe yang diberi minyak kayu putih setetes,” ujarnya. Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, semua pihak terus upaya mencari obat alternatif untuk pasien positif Covid-19. Saat ini belum ditemukan obat yang pasti untuk mengatasi dampak virus tersebut.

, KUPANG – Sejumlah pasienCOVID-19 di NTT sembuh dari penularan virus corona jenis baru itu setelah mengonsumsi ramuan natural. Terkait dengan merebaknya virus corona, sekarang ramai dibicarakan khasiat empon-empon yang dapat memberikan khasiat meningkatkan daya tahan tubuh. Dilansir dari China News Service, Lianhua Qingwen secara signifikan dapat menghambat replikasi virus corona dalam sel yang mengalami infeksi Covid-19. Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan, obat ini juga membantu mengurangi penanda peradangan di tubuh.

Segera hubungi dokter dan tenaga medis apabila Anda memiliki gejala yang menyerupai virus corona. Penelitian gabungan tersebut rupanya tak hanya meneliti jeruk dan jambu biji, tapi juga daun kelor. Senyawa-senyawa yang dianggap bermanfaat untuk menangkan virus corona tersebut juga ada di daun yang memang sudah sering dijadikan obat natural ini. Meski begitu, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang bisa memastikan manfaat empon-empon untuk mencegah infeksi virus corona. Sehingga informasi mengenai kebenaran khasiatnya sebaiknya disikapi secara bijak.

Obat alami untuk covid

Dia mencontohkan penggunaan obat herbal dalam mendukung pengobatan penyakit karena virus telah dilakukan. Salah satunya pemakaian VCO dalam mendukung pengobatan standar pada pasien HIV. VCO mengandung asam laurat yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh telah diujikan dengan hasil yang menunjukkan manfaat dalam membantu pengobatan standar pada pasien HIV. Dalam kaitannya dengan COVID-19, penggunaan tanaman tersebut baik secara tunggal maupun gabungannya bisa membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh sebagai imunomodulator.

Sehingga masyarakat harus pintar dalam memilih obat tradisional dan memikirkan efek samping yang mungkin dapat timbul. Selain mencegahnya dengan cara mengonsumsi obat alami, kamu juga butuh asuransi untuk melindungi diri dan keluarga dari virus corona dan penyakit mematikan lainnya. Kamu bisa mengonsumsi obat alami seperti temulawak untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Karena pada dasarnya, virus corona lebih menyerang orang yang daya tubuhnya lemah.

Pria yang ahli di bidang genetik kanker dan inflamasi di paru ini menjelaskan ramuan herbal sebenarnya aman dikonsumsi. Ia juga menjelaskan, jika ingin mengobati infeksi virus, hanya sel imun di dalam tubuh yang bisa melakukannya. Biji bunga matahari juga memiliki kandungan selenium yang dapat dipakai untuk melawan beberapa jenis kanker.

Liputan6.com, Jakarta Di masa pandemi COVID-19, masyarakat ikut berburu obat herbal. Anggapan obat natural untuk menyembuhkan COVID-19 membuat tanaman tradisional, seperti jahe, kunyit, dan temulawak laris manis di pasaran. Bukan hanya itu saja, iklan-iklan yang menawarkan ramuan natural bertuliskan, ‘Penangkal Virus Corona’ cukup menarik minat masyarakat. Salah satu yang jamak dilakukan masyarakat Indonesia, yakni mengonsumsi jamu atau beberapa jenis tanaman herbal yang dianggap bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas. Saat pandemi corona, Anda bisa mengonsumsi jahe untuk meningkatkan daya tahan tubuh.